Inilah Penentuan Dimensi Batu Bata agar Efisien

Dimensi batu bata – Batu bata adalah bahan yang digunakan sebagai bahan untuk perakit dinding. Batu bata yang sering kita buat terbuat dari tanah liat yang terbakar sampai warna kemerahan. Pilihan menggunakan batu bata untuk dijadikan rumah adalah pilihan yang tepat. Berbagai jenis ukuran bata membuat setiap konsumen harus tahu betul spesifikasi batu bata biar tidak boros untuk konsumsi bahan lain seperti pasir dan semen. Meski saat ini pengembangan batu bata termasuk pada harga yang cukup tinggi pada bahan serupa dengan fungsi yang sama, batu bata tetap menjadi pilihan konsumen. Batu bata yang disebutkan di atas sering kita sebut batu bata merah.

Tanah yang digunakan untuk membuat bata merah adalah tanah liat sedikit sehingga bisa berbaur selama proses pencetakan. Karena itu, rumah yang dindingnya terbuat dari bahan bata merah akan terasa lebih nyaman dan sejuk. Selain lebih kuat, kokoh dan awet, sangat jarang terdapat celah pada dinding yang dibangun dari bahan bata merah. Selain itu, batu bata merah sangat tahan terhadap panas. Semakin lama dan tebal dimensi batu bata, semakin baik dalam menghemat bahan bangunan lainnya. Namun, jika batu bata tidak melebar atau bahkan terlalu lebar, maka konsekuensinya akan menjadi penting bagi kebutuhan material lainnya.

Ukuran balok ukuran adalah kuncinya. Kini, dimensi batu bata rangka balok, terutama lebar balok balok di pasaran rata-rata 12 cm, dengan ketebalan rata-rata 6 cm. hal ini wajib diperhatikan agar bisa menjadi referensi bagi konsumen dalam memilih dimensi bata merah. Dengan lebar balok 12 cm, jadi jika Anda memakai bata merah dengan lebar 8 cm atau 11 cm, akan menimbulkan masalah. Dengan lebar 8 cm, Anda perlu plester setebal 4 cm, dan ini akan menghabiskan banyak pasir dan semen. Sedangkan lebar 11 cm, Anda hanya memiliki 1 cm ruang untuk plesteran & finishing. Jadi pastinya, dinding anda menjadi sangat rapi karena plester tipis yang Anda butuhkan. Sehingga rangka dan dinding dinding tetap rata.