Berikut Teknik dan Cara Memasang Batu Bata Ekspos

Cara memasang batu bata ekspos – Perlu Anda ketahui bahwa saat ini model dinding batu bata ekspos sangat popular dan telah menjadi tren. Selain banyak digunakan untuk kafe dan ruang publik, banyak pemilik rumah juga ingin mendesain rumah menggunakan bahan ini. Cara memasang batu bata ekspos bisa dikategorikan menjadi dua kategori, pertama adalah instalasi berdasarkan teknik mounting, sedangkan kategori kedua adalah instalasi berdasarkan ketebalan spesi (interkoneksi antar bata).

Pertama kita akan membahas tentang cara memasang batu bata ekspos berdasarkan teknik mounting. Dalam teknik ini ada dua macam cara untuk memasang batu bata ekspos. Yang pertama yakni dengan cara disusun. Dalam pemasangan ini batu bata disusun seperti menyusun batu bata untuk membentuk dinding bangunan. Selain ditata secara konvensional, batu bata ekspos juga bisa diatur dengan model pengaturan yang lebih kreatif dan bervariasi, seperti penyiapan batu bata sedemikian rupa sehingga membentuk lubang di antara batu bata sehingga bisa berfungsi sebagai lubang angin.

Cara kedua adalah ditempelkan. Model pemasangan ini biasa digunakan dalam pembuatan kolom struktural yang ingin menampilkan bata ekspos. Batu bata ditumpuk dengan semen ke kolom beton siap pakai. Pemasangan ini juga bisa diaplikasikan ke dinding atau lantai. Jika terlalu besar, batu bata bisa dipotong sehingga bagian yang ditempel akan tipis. Kemudian yang kedua kita akan membahas tentang cara memasang batu bata ekspos berdasarkan ketebalan spesi (interkoneksi antar bata). Dalam teknik ini ada dua macam cara untuk memasang batu bata ekspos, yang pertama adalah teknik spesi tebal.

Perlu diketahui bahwa apabila cara memasang batu bata ekspos menggunakan teknik ini, tampilan batu bata ekspos akan terlihat tebal. Untuk pemasangan batu bata struktural, ketebalan standar yang disarankan adalah antara 0.8cm – 1.5cm.  yang kedua yakni teknik spesi tipis. Dalam pemasangan model ini, jenis batu bata biasanya tidak begitu terlihat. Hal ini biasanya dilakukan jika Anda ingin menampilkan kesan bata yang nampaknya dikompilasi tanpa spesifik. Teknik ini biasanya dilakukan dengan menggunakan bahan spesifik berupa semen instan dengan daya perekat tinggi.